Pesta Kerja Rani GBKP KM.8 2026 kembali digelar meriah sebagai wujud rasa syukur jemaat atas berkat dan rahmat Tuhan. Bertempat di Jambur Sibayar 2, perayaan tahunan ini berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Kegiatan keagamaan dan kebudayaan khas Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) ini dihadiri oleh jemaat dari 26 Terpuk/Sektor. Pelayanan firman dan kabar sukacita dibawakan langsung oleh Pdt. Seth Perangin-angin, M.Th. (Kabid Diakoni Moderamen GBKP) dengan mengusung tema “Kerja Rani Guna Pehaga Tuhan” yang diangkat dari Kitab Ulangan 16:9-12.

Kemeriahan Tradisi Si Jujung Luah dan Konsep Baru Panitia

pesta-kerja-rani-gbkp-km8-2026-jambur-sibayar-2

Acara utama Pesta Kerja Rani ditandai dengan prosesi perwakilan jemaat yang membawa hasil ladang atau dikenal dengan sebutan si jujung luah. Sebanyak 26 pasang suami istri hadir mewakili terpuknya masing-masing dengan mengenakan pakaian dinas profesi sehari-hari. Keberagaman profesi jemaat terlihat dari busana yang dikenakan, mulai dari pakaian dinas kepolisian, guru, pegawai swasta, hingga pakaian kerja di ladang.

Pasangan penju

 

njung luah menari landek khas Karo sembari berjalan dari pintu masuk menuju altar untuk menyerahkan persembahan hasil bumi kepada Badan Pekerja Majelis Runggun (BPMR). Pada perayaan tahun ini, panitia menerapkan konsep baru yang menyegarkan. Setiap pasangan penjunjung luah didampingi oleh 7 orang perwakilan unsur kategorial dan serayan, yaitu:

  • 1 perwakilan Mamre
  • 1 perwakilan Moria
  • 1 perwakilan KAKR
  • 1 perwakilan Saitun
  • 3 orang Serayan

Seluruh hasil persembahan yang terkumpul selanjutnya dipestakan dan dinikmati bersama oleh seluruh jemaat yang hadir.

Ungkapan Syukur dan Pelayanan Kasih Gereja

pesta-kerja-rani-gbkp-km8-2026-jambur-sibayar-2

Perayaan Kerja Rani atau pesta panen merupakan tradisi tahunan yang menjadi ciri khas seluruh jemaat GBKP di berbagai belahan dunia. Selain sebagai perwujudan rasa syukur atas pemeliharaan Tuhan, tradisi ini m

Memiliki dimensi sosial keagamaan yang mendalam.

“T

ujuan utama tradisi perayaan Kerja Rani ini adalah sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas berkat dan rahmat yang diberikan. Selain itu, perayaan ini bertujuan mengumpulkan perse

pesta-kerja-rani-gbkp-km8-2026-jambur-sibayar-2

mbahan hasil bumi maupun bentuk lainnya, yang nantinya dipergunakan untuk mendukung pelayanan kasih gereja,” ungkap Pdt. John Terkelin Ginting, MA.MTh. selaku ketua Runggun GBKP Km.8.

Lewat semangat kebersamaan ini, Pesta Kerja Rani GBKP KM.8 tidak hanya menjadi ajang melestarikan budaya Karo, tetapi juga mempererat tali persaudaraan serta memperkuat pelayanan diakoni bagi sesama.